Inocrea

Inocrea, nama yang keren. Inovation dan creative, begitulah seharusnya kita. Inovasi, kita harus berkembang sehingga tidak melulu begitu ato begini, tidak monoton. Kreatif, memperbaharui yang telah ada, dan mencari peluang, walau sekecil apapun, apa yang dapat dikembangkan.

Malam abah ketemu dengan kawan lama, Sofian Sahori. Teringatlah abah dengan Inocrea. Yup sekitar tahun 2002, ada sebuah IT consultant di Bandung dengan nama Inocrea. Sayang, kini Inocrea telah almarhum. Yup, sayang sekali, padahal motor penggeraknya, Pak Aten, Pak Sofian dan Pak Adhidarma dan Pak Bagus adalah orang yang mumpuni di bidangnya masing2.

Sampai sekarang, hal itu masih menjadi tanda tanya bagi abah, kenapa kesuksesan Inocrea mesti tertunda??? Mudah2an dengan merapatnya Pak Sofian ke Pak Adhidarma, akan membayarkan sukses yang tertunda itu, walaupun dengan bendera yang berbeda. Inocrea harus menjadi hikmah dan pelajaran, biar tak tertunda2 lagi. Sekarang bukan dulu lagi, kita sudah punya keluarga, tentu tanggung jawabnya lebih besar.

Selamat berkarya dan berusaha. Abah yakin banget beliau2 pasti bisa. Dan…Jangan lupa ajak2 ya klo dah sukses :D Pingin balik kampung neh.

Smart People, Go Green

Ntah kenapa ya abah klo lihat orang yang pake sesuatu yang berhubungan dengan tema lingkungan hidup, merasa bahwa orang tersebut sangat smart dan bermoral.

Ada yang pake kaos University of Green, pake tas belanja Go Green, pake tas ke kantor yang bertuliskan This Bag can Replace 1000 plastic bag, Bike to work, itulah orang2 smart versi abah.

Bener juga loh, bukankah pada permulaan penciptaan manusia, malaikat telah mensinyalir bahwa manusia itu akan berbuat kerusakan di muka bumi. Atau di al-Baqarah disebutkan bahwa ciri2 orang munafiq itu orang yang berbuat kerusaan di muka bumi. Masa sih muslim tapi malah merusak lingkungan alam.

So lets go green. Banyak yang bisa kita perbuat untuk menyelamatkan bumi kita ini ;) Kata Aa Gym, dari hal yang terkecil dan terdekat.

Sekali lagi lets…………………….go…………….green.

Ujian

Teman gowes abah, sampai umur 46 tahunan belum dikarunia anak. Padahal beliau sangat ingin sekali punya anak.

Ada juga teman yang digodain ama istri boss dan rekan kerjanya. Padahal pas waktu kenal sedikit terpesona dengan kecantikannya.

Sementara ada kerabat yang suaminya direbut ama wanita lain. Sampai wanita itu selalu meneror beliau agar meninggalkan suaminya tersebut.

Pun ia di mesjid samping gedung kantor abah adalah seorang yang buta. Tetapi suaranya ketika membaca ayat2 suci al-Qur’an begitu merdu, membuat merinding bulu kuduk abah.

Begitulah kualitas dari manuasia bisa dilihat dari ujian yang diterimanya. Semakin berat ujian yang diterima, insya Alloh kualitas orang tersebut semakin bagus. Kalo hidup lurus2 aa, patut dipertanyakan kualitas orang tersebut. Ketika ingin anak, diberikan anak yang sehat, harta tak kurang, rumah memadai.

So…berbahagialah orang2 yang diuji dan lulus dari ujian itu. Bukankah Alloh telah menegaskan “Apakah Kami akan membiarkan kamu mengatakan kami beriman, padahal belum datang ujian kepada kamu seperti ujian yang menimpa kaum2 sebelum kamu”

Banci

Kadang2 pukulan diperlukan untuk menghentikan omongan yang tak beretika. Kenapa harus takut, kalo pun kita berdarah, dia pun berdarah.

Ternyata keberanian itu tidak datang dengan tiba2. Keberanian harus diajarkan dan dididikan.

Abah, beranilah! Anak2ku jadi pemberani ya! Hiks….jangan pernah jadi banci. Pun jaga etika.

Sekolah Alam

Malam hunting bareng aa istri di internet, lihat2 bakal sekolahan buat si kaka. Masih 1. 5tahun sih :D
Namanya juga orang tua, pasti pingin anaknya lebih baik, ya secara agama maupun dunia.

Googling…dan ketemu www.oursani.com. Lokasinya gak jauh dari rumah abah. Semakin tertarik deh abah. Masuk lebih jauh, coba lihat2 kurikulum, fasilitas, guru2nya, pasti dong biayanya juga, sangat mengesankan.

Pengembangan diri, kemandirian, krativitas, cinta lingkungan dan moral menjadi titik berat pengajarannya. Yup menurut ayah begitulah cara mendidik anak. Bukan seprti abah jaman dulu kala, sekolah itu kadang2 menjelma menjadi lembaga yang kadang2 menakutkan.

Fasilitasnya, subhanalloh sangat menggiurkan. Ada perpustakaan dengan koleksi buku yang beragam, lab komputer dan bahasa, kuda, dan etc-lah. Kok abah jadi marketing begini :p Nggak ini mah jujur karena terkesan aja.

Sudah itu, penampilan guru2nya sangat bersahaja. Jadi teladanlah bahwa puteri/cewek/wanita itu harus berjilbab, menutupi dadanya.

Hehe…ibu,  kaka dan raina, ayah sayang kalian semua….muach….muach…muach….;) Insya Alloh kalo ada rejeki puteri2 ayah yg sholehah sekolah disini ya.

Akidah

akidah: suatu ikatan dimana dengannya jiwa kita menjadi tenang, yang diyakini dengan hati tanpa sedikitpun keraguan.

Melihat definisi ini sungguh berat memegang suatu akidah.

Ikatan

Dengan akidah berarti kita telah terikat dengan semua aturan Alloh SWT. Konsekuensinya segala cara hidup kita harus didasarkan aturan-Nya. Ibadah, nikah, politik, bertetangga, makan, minum harus sesuai dengan aturan-Nya.

Jiwa menjadi tenang

Kita berbahagia karena menjadi manusia pilihan yang terikat dengan aturan-Nya. Ketika kita beribadah hati bahagia karena sudah menjalankan aturan-Nya.

Keraguan

Akidah tidak memberikan tempat bersemayamnya keraguan sedikitpun. Yakinlah dngan aturan-Nya mesti merasa “bertolak belakang dengan logika (baca syahwat) kita”. Bersabarlah ketika datang fenomena2 yang sepertinya jelas diarahkan untuk mengguncang akidah, dan membenturkan perasaan dan aturan-Nya. You knowlah, contoh2nya.

A C I

Indonesia doesnt need the world, but the world need Indonesia

Suatu pagi di bandar lampung, menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.

Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya melayu, english, (atau singlish?) beliau menceritakan pengalaman2hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..

“Your country is so rich!”

Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..”Indonesia doesnt need d world, but d world need Indonesia”

“Everything can be found here in Indonesia, u dont need d world”

“Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat.

Dunia yang butuh Indonesia!”" Singapore is nothing, we cant be rich without indonesia. 500.000orang indonesia berlibur ke singapura setiap bulan. bisa terbayang uang yang masuk ke kami? apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang2 indonesia, ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang indonesia semua yang berobat.”"Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan indonesia masuk? ya benar2 panik. sangat berasa, we are nothing.”"Kalian ga tau kan klo agustus kemarin dunia krisis beras. termasuk di singapura dan malaysia? kalian di indonesia dengan mudah dapat beras”"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2. lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari malaysia.

Saya pernah ke kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg.

Saya melihatnya sendiri”"Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia? Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalo kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo.

harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Beli lah dari petani2 kita sendiri, beli lah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri.”"Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world..”

Regards,

* B a b y A s t r y *

Syekh Puji

Amboi pintar sekali media menggiring masyarakat kepada trend tertentu. Lupa lagi tepatnya malam apa, abah lihat di tv-one ada diskusi yang ternyata sedang membahas UU Perlindungan Anak. Hal ini menyikapi adanya seorang Syekh yang menikah dengan wanita berusia 12 tahun. Apa lagi ini…abah berpikir kasus ini pasti ramai. Dan benar saja besoknya di detik.com, kasus ini sangat banyak dibahas.

Sabtu subuh, pengajian tajwid dimulai kembali, setelah rehat selamat Ramadhan. Menunggu ustadz Teguh datang, ada seorang jamaah, Pak Parna melemparkan isu syekh Puji. Beliau meminta pandangan kita. Masya Alloh pendapatnya beragam, ada yang bilang kalo menjalankan sunnah kenapa harus yang itu, bukannya masih banyak :) Yang lain bilang namanya juga orang kaya. Pun ada yang bilang, gila bo :D

Ustadz Teguh datang, dan dimintai pendapatnya. Beliau hanya bilang dalam hal ibadah jangan ikut perasaan. Kalo dalilnya jelas dan ada contoh dari Rasululloh, ya mangga.

Lain di jamaah mesjid, lain pula di jamaah bulutangkis. Setelah 7 bulan menghilang abah kangen untuk ikut bulutangkis lagi di rt 2. Di sini hampir semuanya mengecam Syekh Puji, gila lah, mentang2 kaya…astaghfirulloh.

Yang sedikit melegakan komentar istri abah. Syah-syah saja toh ada dalilnya dan contohnya. Perasaan kita harus dienyahkan dulu. Abah tanya gimana klo si kaka lulus sd ada yang minta? Tersipu, istri tercinta pun bilang gak ah. Yup betul istriku, halal atau haramnya satu perkara, tidak harus dilaraskan dengan kemampuan kita.

Subhanalloh…tidakkah ini sama persis kasusnya dengan poligami-nya Aa Gym? Adilkah menghukumi satu perkara dengan perasaan kita? Siapakah yang selayaknya menjadi rujukun kita, atau siapakah yang layaknya kita dengar tentang perkara ini? Agung Laksono-kah, komnas ham-kah?

Asal tahu saja, ibu abah pun menikah pada usia 14 tahun. Sudahkan survei ke daerah berapa banyak yang menikah usia dini? Bagaimana perasaaan mereka? Dan berapa banyak anak smp dikota yang sudah hilang keperawannya? Apalagi di luar negeri seperti Amerika dan balad-baladnya? Pun abah lihat usia kematangan seksualitas lebih maju sekarang dibanding dulu?

Bersabarlah sedikit kalo media melemparkan isu2 seperti ini. Namanya juga jualan…kalo ada yang beli ya lebih ramai.

Terakhir abah pernah baca satu ayat yang kurang lebih terjemaahannya, Apakah kamu akan mempercayai sebagian dan mendustai sebagiannya. Na’udzubillah. Diri ini milik Alloh.

Abah Ngoprod

Akhirnya abah bisa merasakan offroad juga. Seru abis euy. Lumayan bikin pikiran dan badan lebih fresh.
Dahsyat dan kagum ama Mr Jono and friends, yang buka jalur yang abah lalui kemaren. Meskipun hanya bersepeda sejauh 1 pos, bagi abah ini pengalaman yang mengasyikan.

Start dari rumah Mr Jono, abah, Mr Jono, boss Trudy dan teman memulai adventure sekitar jam 08.00. Baru mulai aja kita dah melalui jalan2 kecil, melalu pekarangan rumah orang.
Sial, padahal pas berangkat untuk menuju jalan yang akan dituju lewat jalan raya lebih gampang :D

Tanjakan pertama gagal dilalui abah. Dua kali diulang tetep aja gagal, sepedanya kali pikir abah :p Maklum sepeda pinjeman, belum bisa diatur.
Selepas itu kita disuguhi gemuruh air sungai di bendungan…hehe sayang airnya kotor. Lebih tertarik untuk buang air kecil daripada menikmatinya.

Gowes..gowes…keluar deh jalan raya. Gubrak, ternyata masih disitu juga. Dan yang paling kaget, jalurnya memasuki hutan dibelakang rumah abah.

Ada pengalaman yang mengesankan ketika abah melewati jembatan gantung menyeberangi sungai. Meskipun kurang tinggi, seperti di cirahong, tasikmalaya, lumayan lah di jakarta mana ada. Dan sayangnya gak bawa kamera :(

Pengalaman kedua ketika abah di posisi belakang Mr Jono. Pas turunan abah lihat Mr Jono kenceng banget, ya udah abah pun demikian.
Tau2…haaaaaaaaa…ada jembataaan…sial Mr Jono gak kasih tahu. Dan abah pun terjungkal ke rerumputan…gara2 sepedanya nih abah pikir :)

Sampai peristirahatan…isi bensin dengan nasi uduk, campur bihun telor dan emping, plus 2 gelas teh manis panas. Nyam…nyam…nyam…sedap. Yang lain mah isi bensin dengan melototin gadisnya si mpok.
Ngobrol ngaler ngidul…sembari istirahat….

Dan akhirnya memang terbukti…tanjakan gak kuat dan jatuh semuanya gara2 sepedanya…buktinya pas di vila nusa indah 3 rantainya putus :D

Insya Alloh ahad depan…gak begitu lagi…kan ada sepeda baru…kabur

;)

Spanyol gitu loh

Memuaskan sekali malam ini. Super fantastic team. Meskipun beberapa kali berjibaku membendung serangan belgia. Secara penguasaan bola spain masih unggul. Pun lebih efektif, so skor pun 2-1 untuk spanyol.

Kangen banget euy. Lihat iniesta, fabregas dan xavi meliuk2 di lapangan tengah untuk memberikan asist buat david villa. Redondo yang sering maju jauh ke depan, membahayakan lawan. Dan tentu aja si ganteng..huek…Iker Casilas dan si riweh Puyol yang berhasil menyelamatkan gawang. Sekali lagi super fantastic team.

Mudah2an sih spanyol bisa menyandingkan piala dunia dengan piala eropa. Bukan seperti yunani ketika juara, yang sejak awal abah dah nyangka mereka hanya juara kebetulan. Dan bener aja di pd dibantai abis2an. Peace…heheh

Kalo kata bang haji rhoma irama, mereka itu adalah darah muda, masa yang berapi2. Memang sudah saatnya yang muda memimpin…hihi. Yang tua palagi ibu2…urusin pensiun aja *kesana lagi deh*