BBM dan Biker

Minggu malam, sekitar jam 21.15 abah nungguin angkot 05. Angkot yang akan mengantar abah ke terminal type A Tasikmalaya. Di depan kios mang Dadang, abah menunggu. Abah membuka pembicaraan, “BBM naik, wah ongkos bis naik berapa neh?” Mang Dadang bilang, “Rata-rata pada naek 20%, tinggal hitung aja.” Pembicaraan beralih ke masalah politik. Kata pemuda lain, yang notebene kebanyakan pendukung PDI-P, “Payah, janji manis doang. Selama 4 tahun memimpin, SBY gak hasilin apa-apa.” Sebelum nimbrung pengen kasih komentar…angkot yang ditunggu2 datang. Ongkos angkot ternyata naek menjadi Rp 2.500, dari Rp 2.000,-.

Selepas melewati sd abah, SD Citapen 1, ada yang mengganjal mata abah. Di sepanjang jalan itu, rame gank motor Mio pada berkumpul. Seragam di cat merah motornya. Hmm…padahal 2 hari sebelumnya bbm melambung tinggi. Padahal masyarakat lagi hot membicarakan masalah bbm. Eh mereka malah menghamburkan bbm dengan seenaknya. Lantas…apa bedanya mereka sama kelakuan peserta pawai motor gede yang kemaren itu. Yang menelan 1 korban tewas. Yang tidak tahu situasi. Yang tidak peka terhadap perasaan masyarakat banyak.

Mungkin hanya 1 perbedaannya…anak2 muda itu tidar sadar, sedangkan yang moge…emang sudah mendarah daging…kagak punya perasaan…

Kalo gak mampu menghentikan…setidaknya bersabarlah….

MWN Hosting

Comments 6

  1. adhisimon wrote:

    Itu juga yang bikin gua sebel. Pada mengeluh semua. Padahal sebenarnya jangan-jangan mereka mengeluh cuma gara-gara susah beli bensin buat jalan-jalan. Buktinya weekend kemarin Bandung masih penuh sama mobil-mobil plat B.

    Itulah bangsa ini ton, cuma bisa mengeluh. Termasuk kita-kita yang mengeluh karena orang-orang pada mengeluh.

    Posted 26 May 2008 at 2:01 am
  2. abahadilah wrote:

    buat kita2 mah, insya Allah kenaikan gak terlalu pengaruh boss.
    tapi saudara kita…

    maksud abah…lah wong toleransi gitu loh…

    Posted 26 May 2008 at 2:16 am
  3. febi wrote:

    yup, jadi kurang ngerti..semenjak isu kenaikan bbm, sampai akhirnya sudah bukan isu, gue liat pemberitaan di tv, hampir setiap hari ada mahasiswa demo kenaikan BBM, arti nya mereka kan membela kepentingan rakyat banyak, terutama rakyat miskin. Tapi yah kok setelah BBM beneran naek, kesannya yang di bela itu kok gak tau diri, sering tuh gue liat konfoi motor2 seperti itu.

    Posted 26 May 2008 at 5:27 am
  4. abahadilah wrote:

    ada juga mahasiswa yang “demo” tapi kerjaannya memprovokasi polisi (baca manusia.*)

    bisa lihat di: http://foto.detik.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/26/time/172004/idnews/945352/idkanal/157/id/1

    malah abah lihat di tv…mahasiswa geblek…ancang2 terus lari dengan kaki menerjang tameng2 polisi…

    Posted 26 May 2008 at 5:39 am
  5. naruto episode wrote:

    yang gimana lagi BBM naek, DPR nya pada korupsi … gak pada mikirin rakyat pa? DPR nya sibuk cari uang buat balikin modal kampanye

    Posted 26 Aug 2008 at 10:38 am
  6. abahadilah wrote:

    jangan men-generalisasi…masih ada kok yang ideal..;) makanya serahin aja ama anak muda yg adil…wong tuo sono istirahat…tobat. palagi yg bawa2 nama ortu :D *offense mode*

    Posted 26 Aug 2008 at 8:00 pm

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *